27 Okt 2021

Mandiri Investasi Tidak Mampu Bayar Bagi Hasil KIK EBA GIAA01

PT Mandiri Manajemen Investasi tidak mampu membayar Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset Mandiri (KIK EBA) GIAA01 atau Surat Berharga Hak atas Pendapatan Penjualan Tiket untuk periode ke-14. Hal tersebut tercantum dalam keterbukaan informasi yang diumumkan melalui laman Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin (26/10).

Foto: market.bisnis.com

Pada surat tertanggal 25 Oktober 2021 tersebut, ketidakmampuan pembayaran bagi hasil KIK EBA GIAA01 Kelas A dikarenakan manajer investasi tersebut belum menerima setoran pendapatan penjualan tiket dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (IDX: GIAA). Setoran dari GIAA itu seharusnya diterima pada tanggal 22 Oktober 2021 lalu dengan total Rp 26.550.000.000.

Sebagai informasi, pembayaran bagi hasil EBA Kelas A KIK EBA GIAA01 oleh Mandiri Investasi seharusnya jatuh pada hari ini Rabu, 27 Oktober 2021.

Dikutip dari laman Mandiri Investasi, KIK EBA GIAA01 diluncurkan pada 31 Juli 2018 lalu dengan imbal hasil sebesar 9,75% pa dan tenor 5 tahun (tanggal jatuh tempo 27 Juli 2023) dengan nilai mencapai 1,8 triliun rupiah.

Comments


EmoticonEmoticon